Nasional

Fadli Zon Sebut Islamophobia & Rekayasa Kasus Terorisme, Pengamat Intelijen UI : Silakan Main ke Lapas Teroris

JAKARTA – Pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon menuai reaksi yang menyebut bahwa Indonesia tidak boleh jatuh ke dalam operasi-operasi intelijen baik nasional maupun internasional, terutama dalam konteks operasi yang berbau islamofobia.

Bahkan menyebut Terorisme ini menurut Fadli Zon dibikin-bikin, dibuat-buat, difabrikasi.

Pengamat Intelijen dan Terorisme Ridlwan Habib menyarankan agar anggota DPR yang kenceng menyebut terorisme itu rekayasa, itu supaya melakukan dialog live streaming dengan pelaku teroris yang saat ini dipenjara.

“Ada Anggota DPR ada yang kenceng, tidak usah sebut nama. Bilang terorisme ini rekayasa, permainan intelijen, ops intelijen hitam. Mohon bapak kan pejabat, bisa dong fasilitasi teroris, dialog langsung. Streaming pakai youtuber. Masyarakat agar bisa melihat, dan ternyata ada orang (teroris) seperti itu,” tegas Ridlwan Habib, Selasa (14/12/2021).

Dia memberikan catatan penting, kepada pihak yang menyebut terorisme itu rekayasa untuk datang kedalam Lapas-Lapas teroris.

“Kenapa mereka (yang tidak setuju) tidak datang ke penjara. Kebetulan tesis saya tentang deradikalisasi narapidana terorisme, saya keliling ke Lapas teroris. Mereka yang divonis itu ada kok,” tutupnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top